Monday, January 14, 2008

Apologi


Tadinya saya ingin bikin puisi berjudul "Selamat Jalan Sobat". Tapi berhubung sampai detik ini yang punya kuasa atas takdir belum mengirim malaikat maut buat menjemput sobat saya tersebut, maka saya urungkan niat itu.

Dan ujung-ujungnya, sekarang saya nggak bisa berspekulasi tentang segala misteri di balik semua ini.
Tiba-tiba, keriuhan itu lenyap. Semuanya begitu senyap!

Saya hanya bisa terduduk memandangi diri saya sendiri --yang saya nggak pernah pahami.


5 respond(s):

Santi said...

maafin dia gus.. biar bisa dilancarkan proses menghadap ke Sang Khalik :D

stey said...

Sobatan sama 'BELIAU' tho bro?
HEBAT!!!Berarti kamu perlu diaudit juga ma KPK-kah?kkekekeke..

Endah said...

Gitu doang?????

Nenni said...

Lho...marintul gak apa-apa kok. Setelah malam2 yang mengerikan itu akhirnya keluarlah....seorang bayi...

puput said...

wong edan